Hidup, mati, rizki dan jodoh.....empat hal yang kita manusia, makhluk ciptaan Sang Khalik tak pernah bisa tahu apa dan bagaimana adanya. Hal yang menjadi hak prerogatif Allah SWT. Siapa pun dia tak pernah bisa memilih dilahirkan di tanah jawa, asia tengah, eropa timur atau mungkin di kutub utara yang tak terbayangkan itu. Kita terima jadi dikandung Ibu kita tercinta selama sembilan bulan sepuluh hari dan jebrol di salah satu klinik atau RS mewah di bilangan elit ibu kota negeri ini. Alhamdulillah kita dilahirkan dengan selamat untuk menjadi bagian penghuni bumi ini. Kelahiran normal, pengurusan surat-surat tanda kelagiran, kegembiraan anggota keluarga menyambut kehadiran kita sebagai anggota baru dalam keluarga besar Ayah Iu kita tercinta menjadi penanda mulainya kisah hidup seorang anak Adam. Bagaimana si anggota baru nantinya tak ada yang pernah tahu. Rencana dan rencana lah yang dituliskan dalam mahligai orang tua kita untuk sang anak yang baru saja dilahirkannya. Ya Allah jadikanlah anak kami ini anak yang shaleh....taat di jalan Mu dan dapat membahagiakan kedua orang tua nya....Aamiin. Itulah doa paling utama dari kedua orangtua.
Edisi memulai sebuah penulisan......
Edisi memulai sebuah penulisan......